Mengapa Kendaraan Bisa Mengalami Slip

Salah seorang follower akun IG #NyetirLebihBaik menyempatkan diri bertanya melalui inbox kami tentang foto yang baru saja kami posting. Foto seorang pelajar tengah melakukan “rear wheel steering” sembari menunjukkan raut cemas antara bakal berhasil atau tidak aksinya. Seolah tidak percaya follower kami positif mengajukan banding dan bilang kalo foto tersebut adalah foto sesaat sebelum pelajar tersebut terjatuh. Ya sebenarnya memang jawaban si follower itu yang benar.

Lalu kami coba angkat kenapa kasus “slip” dapat terjadi saat kita berkendara? Slip terjadi tak lain karena ban kehilangan kemampuan mencengkeram aspal (permukaan jalan), alhasil kontrol pun hilang. Penyebabnya pun tidak cuma satu melainkan banyak hal seperti salah satunya adalah saat pemotor tidak mampu melakukan pengereman dengan baik.

Beberapa kasus yang umum terjadi adalah “oversteer” dan “understeer”. Apa yang lantas membedakan? Dari sisi efek kasus “oversteer” terjadi saat ban belakang berulah dan lari mengejar ban depan seperti berbelok berlebihan, sementara “understeer” merupakan kebalikannya. Kedua kasus tersebut gerakan roda tidak seirama dan saat itulah terjadi slip atau skid.

Saat pemotor tidak mampu mengendalikan kendaraan maka jawabannya ada di gambar atas. Nah hati-hati saat berkendara dan tetap lakukan irama yang benar di kedua roda agar tidak terjadi slip. (jess) | Foto : Instagram

0 comments on “Mengapa Kendaraan Bisa Mengalami SlipAdd yours →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *