Prosedur dan Tips Berkendara di Bundaran

Prilaku seperti apakah yang kamu tunjukkan saat melintas di sebuah bundaran? Memutari bundaran atau mengambil jalur pintas dengan memotong bundaran agar lebih cepat? Berikut adalah informasi sederhana berkenaan dengan prosedur ketika berkendara di bundaran.

  1. Cara melewati bundaran adalah dengan memutari-nya, bukan memintas melalui aksi potong jalur. Prilaku memotong jalur bundaran termasuk berbahaya karena alur lalu lintas menjadi berantakan dan tidak teratur. Risiko benturan sudah pasti naik. Perhatikan gambar pada rambu yang meng-isyaratkan kendaraan harus memutari bundaran.
  2. Cara melewati bundaran berikutnya adalah memberikan prioritas kendaraan yang datang dari arah kanan. Aturan ini sudah jelas tercantum pada Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 113 Ayat 2.
  3. Prilaku antisipatif yang mesti dibiasakan pengguna kendaraan adalah dengan meng-observasi pergerakan kendaraan di sekitar bundaran, baik depan, samping dan belakang. Pastikan lampu isyarat (sein) menyala sesuai arah dan tujuan kendaraan.

Simak pada video Instagram berikut saat adanya prilaku buruk pengemudi yang melakukan aksi potong jalur tanpa memutari bundaran beserta efeknya.

Potong Jalur di Bundaran

Dari kasus sederhana tersebut potensi kecelakaan dapat meningkat karena prilaku mengabaikan prosedur berkendara yang baik dan benar.

Bagaimana? Mau ber-prilaku baik, benar dan aman di bundaran? \dev | Foto : Googleimages

0 comments on “Prosedur dan Tips Berkendara di BundaranAdd yours →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *